Bentangan keindahan alam yang menunggu untuk dinikmati menjadi suguhan menarik bagi para pengunjung tempat yang satu ini.
Tampilkan postingan dengan label SENI DAN WISATA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SENI DAN WISATA. Tampilkan semua postingan
Kamis, 15 Agustus 2013
Jumat, 26 Juli 2013
Pertama Kalinya Ngabuburit Soreram Off Air Jhonlin Radio di Batulicin
Berbagai Komunitas Ramaikan Ngabuburit Soreram Off Air Jhonlin Radio
Ngabuburit Soreram Jhonlin Radio Wadah Pemersatu Berbagai Komunitas Motor Di Tanah Bumbu
Ratusan pemuda dari berbagai komunitas motor yang ada di Tanah Bumbu berkumpul di depan ruko perumahan Jhonlin. Ngabuburit Soreram yang diadakan Jhonlin Radio melibatkan seluruh komunitas motor yang ada di Tanah Bumbu maupun Kotabaru yang pertama kalinya diadakan di Batulicin. Selain Ngabuburit di depan ruko perumahan Jhonlin Indah, komunitas motor yang hadir saling berkenalan dan buka puasa bersama di depan panggung Ngabuburit Soreram.
Minggu, 09 September 2012
Banyak orang mengenal objek wisata yang terkenal di Banjarmsin adalah Pasar Terapung, namun jika kita mau untuk sedikit menjelajahi ke kabupaten Tanah Bumbu, kita akan disuguhi berbagai macam objek wisata. Mungkin, tidak semua orang mengetahuinya, masih ‘perawan’ dari sorotan masyarakat umum. Bagi anda traveller, petualangan baru menunggu di selatan kalimantan.
1. Pantai Pagatan
Pantai ini berjarak 2,5 km dari pusat kota kecamatan Kusan Hilir, 37 km dari Kota Batulicin dan ± 300 km dari Kota Banjarmasin, sepanjang 1,5 km, dengan luas 1,5 Ha, yang membentang dari barat ke timur, sepanjang pantai terdapat pepohonan yang menambah suasana sejuk dan nyaman untuk suasana santai. Ini merupakan salah satu obyek wisata primadona masyarakat Tanbu, dengan hamparan pasir putih yang sangat luas dan panjang. Jika anda beruntung, anda bisa menyaksikan pesta adat tahunan masyarakat Tanah Bumbu; Pesta Laut Mappanretasi.
Atraksi Kung Fu Shaolin di Bumi Bersujud
Beberapa waktu lalu 4 Juli 2012 atraksi Kung fu yang ditampilkan dalam acara Ground Breaking PT. Batulicin Steel mendapat sambutan meriah dari para tamu undangan yang hadir pada acara tersebut. Terlebih lagi atraksi kung fu Shaolin yang di peragakan dua bocah kecil dan kelompok shaolin-nya yang membuat suasana menjadi lebih meriah serta menjadi hiburan menarik untuk para tamu undangan, karena dapat menyaksikan langsung parade budaya dua Negara ini, khususnya atraksi Kung fu ini.
Senin, 03 September 2012
Pesta Rakyat Jhonlin Group 2012, Pertama di Tanah Bumbu, sebagai penanda kota batulicin sedang berkembang.
Ada yang berbeda di pertengahan tahun 2012 ini di Batulicin. Seolah mengerti dengan kebutuhan masyarakat Tanah Bumbu dan sekitarnya, Jhonlin Group menyuguhkan acara hiburan yang dikemas pula dengan berbagai rangkaian kegiatan bantuan sosial terhadap masyarakat hingga pameran dari berbagai unit usaha Jhonlin Group, perusahaan-perusahaan yang ada di Tanah Bumbu, pula kesempatan bagi industri kecil masyarakat yang dikemas didalam Pasar Rakyat. Pesta Rakyat, untuk pertama kalinya diadakan di Batulicin, Tanah Bumbu.
Senin, 30 Juli 2012
Keunikan Tarian Giring – giring
Keserasian antara ritme musik dan gerakan menjadi daya tarik pertunjukan tari giring – giring.
Acara Ground Breaking PT. Batulicin Steel yang dilaksanakan 4 Juli 2012 di desa Sungai Dua yang melibatkan dua ras budaya yang berbeda, budaya Indonesia Tarian Giring-giring dan China atraksi Kungfu Shaolin serta pertunjukan barongsai. Hari itu tamu undangan tampak begitu tenang dan senang menyaksikan parade budaya yang dilakukan dua Negara yang berbeda ras ini. Seperti yang dikatakan Bupati Tanbu dalam sambutannya mengatakan, “Parade budaya ini dilakukan agar dapat melestarikan budaya yang ada di Negara kita dan sebagai pemersatu serta hiburan untuk tamu undangan yang sebelumnya belum pernah melihat langsung beberapa dari sekian banyak keanekaragaman budaya dan seni di Indonesia”, salah satunya Tarian Giring-giring yang berasal dari Kalimantan Tengah yaitu Suku Dayak Ma’anyan.
Senin, 16 Juli 2012
Wayang Kulit Banjar
Tidak hanya Jawa saja memiliki pertunjukan wayang kulit, di Kalimantan Selatan khususnya masyarakat Banjar juga memiliki pertunjukan wayang kulit yang dikenal dengan nama wayang kulit Banjar. Wayang kulit ini berkembang di Banjarmasin pada saat kepemimpinan Sultan Suriansyah (Raja Banjarmasin pertama). Pada saat itu Sultan menang dalam berperang yang dibantu oleh pasukan dari kerajaan Demak dan Sultan beserta rakyatnya akhirnya masuk agama Islam karena janji Sultan pada kerajaan Demak jika menang dalam perperangan. Dan imbalan dari Kerajaan Demak untuk Sultan berupa perlengkapan wayang temasuk perlengkapan musik yaitu Gamelan yang biasa mengiringi pertunjukan wayang.
Siring Sungai Martapura
Taman Siring Sungai Martapura berada di
pinggir Sungai Martapura, tepatnya diseberang Kompleks Mesjid Raya
Sabilal Muhtadin Jl. Jendral Sudirman Banjarmaasin. Taman Siring Sungai
Martapura dibangun pada tahun 2004 . Hal ini membuat objek wisata ini,
bisa menjadi pilihan yang tepat bagi anda untuk bersantai dan
bercengkrama dengan keluarga atau sesama teman.
Pasar Terapung Muara Kuin
Merupakan
pasar dimana transaksi jual beli dilakukan diatas perahu dan
barang-barang yang dijual biasanya kebutuhan sehari hari. Pasar ini
icapai 20 menit perjalanan dari depan kantor Gubernur menggunakan perahu
khas setempat yang disebut Kelotok. Untuk mengunjungi pasar terapung
harus berangkat pagi-pagi agar dapat menikmati suasana pasar tersebut
karena pasar buka dari pukul 5 - 7 pagi. |
“MAPPANRETASI” Pesta Adat Pagatan Tanah Bumbu
Ajang Tahunan Yang Menjadi Pelabuhan Budaya Bagi Seluruh Suku Di Kabupaten Tanbu.
Sebuah acara tahunan di gelar warga yang bertempat tinggal di pesisir Pantai Pagatan. Acara ini biasa dikenal dengan istilah Mappanretasi (Pesta Laut). Mappanretasi merupakan sebuah upacara adat Suku Bugis di Pantai Pagatan Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Mappanretasi berasal dari bahasa Bugis yang terdiri dari dua kata yaitu Ma’ppanre yang berarti memberi “makan” dan Tasi berarti “laut”. Jadi Mappanretasi, artinya memberi makanan di laut.
Tarian Mappakaraja, Tarian Untuk Menyambut Tamu
Sebuah tarian Khas Bugis Pagatan yang biasanya dilakukan untuk menyambut tamu istimewa atau saat perayaan hari besar. Tarian Mappakaraja sebuah tarian yang biasa di dedikasi oleh remaja ceria yang merupakan bukti kalau masyarakat Tanah Bumbu menghormati tamu. “Mungkin beberapa orang tidak mengerti tarian ini dikarenakan mereka tidak interest dengan kesenian ini itu sebabnya seni ini perlahan lahan harus di kembangkan kalau perlu diadakan Parade Budaya agar kesenian ini dapat ter-ekspose dan dikenali orang-orang ”.
LESUNG, Alat Musik Tradisional
“Tek, tok, tek, dug, tek, tok, tek, dug, teng, tug , dug”, suara lesung (alat penumbuk padi) yang ditumbuk oleh beberapa orang saling bergantian dengan tetabuhan yang dikenal sebutan “Klotekan Lesung”. Kesenian tradisional lesung sudah mulai jarang dimainkan lagi, Lesung merupakan alat untuk menumbuk padi yang digunakan oleh petani-petani di pelosok pedesaan. Gejog lesung hingga saat ini tak banyak diminati oleh kaum muda. Bahkan, pementasan alat musik ini, hanya terbatas pada acara-acara besar saja misalkan penyambutan Bupati Tanah Bumbu di rumah Sandro sehari sebelum acara Malarung (memberikan makan dilaut) dilaksanakan.
Teater Rakyat Tradisional Dan Musik Japin
Identitas Budaya Dan Seni Kalimantan. Japin Carita merupakan teater rakyat tradisional yang tumbuh dan berkembang di Kalimantan Selatan, berasal dari pengembangan tari dan musik Japin. Biasanya Japin Carita ini dibawakan untuk meramaikan malam pengantin dan hari besar Islam. Jenis Teater ini boleh dibilang hampir punah karena sudah sangat jarang dimainkan.
Kesenian Daerah Khas KAL-SEL, Hadrah Terancam Punah
“Seni budaya merupakan warisan dari para leluhur yang tidak boleh hilang atau terlupakan, terlebih yang bercirikan etnis dan keagamaan tertentu, salah satunya kesenian Hadrah” ujar seorang pemerhati seni Hadrah Aliansyah. “Hal ini terjadi seiring derasnya arus globalisasi, warisan leluhur yang mulai memudar, bahkan terancam punah karena tergeser oleh ‘budaya’ baru yang dipengaruhi oleh dunia barat” tambah Madani selaku pembawa sekaligus pemerhati seni di Tanah Bumbu.
Langganan:
Postingan (Atom)



